Makassar, 25 Mei 2025 — Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Hasanuddin (LSP Unhas) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Asesor Kompetensi dan Uji Kompetensi untuk tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 25 Mei 2025, bertempat di Ruang Rapat Kantor LSP Unhas.

FGD ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu dan akuntabilitas proses sertifikasi kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP Unhas. Dalam sambutannya, Kepala Pusat Sertifikasi Profesi, Ir. Mukti Ali, S.T., M.T., Ph.D., IPU, menyampaikan pentingnya penyusunan SOP sebagai panduan baku dalam pelaksanaan asesmen, guna menjamin kualitas, objektivitas, serta kesetaraan hasil uji kompetensi.

“Dengan adanya SOP yang jelas dan terstandar, kita berharap proses asesmen yang dilakukan oleh para asesor semakin kredibel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

FGD ini melibatkan seluruh jajaran pengurus LSP Unhas, mulai dari manajer dan anggota komite skema, mutu, sertifikasi, hingga tim administrasi dan keuangan. Diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif, menghasilkan berbagai masukan penting yang akan menjadi dasar finalisasi dokumen SOP.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen LSP Unhas dalam mendukung program Merdeka Belajar serta peningkatan daya saing lulusan melalui pengakuan kompetensi berbasis standar industri dan profesi.

Dengan disusunnya SOP yang baru dan terintegrasi, LSP Unhas menegaskan perannya sebagai lembaga sertifikasi yang profesional, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada mutu serta kebutuhan dunia kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *