Makassar, 30 Januari 2026 — Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Hasanuddin (LSP Unhas) menyelenggarakan Rapat Kerja Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat perencanaan program strategis dan tata kelola kelembagaan untuk menghadapi tantangan sertifikasi kompetensi di tahun mendatang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Minggu (30 Januari – 31 Januari 2026), bertempat di Aston Hotel and Convention Center, Makassar, dan diikuti oleh seluruh pengurus LSP Unhas, termasuk manajer serta staf.

Rapat kerja difokuskan sebagai Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun rencana kerja yang terukur, penetapan lini masa kegiatan, dan penegasan pembagian tugas setiap unit, termasuk berbagai program prioritas yang akan diimplementasikan sepanjang tahun 2026. Ketua LSP Unhas, Ir. Mukti Ali, Ph.D., IPU, ASEAN Eng., menjelaskan bahwa forum ini merupakan momentum penting agar seluruh program kerja lembaga dapat berjalan secara efektif, selaras dengan kebijakan Universitas Hasanuddin, serta menjawab kebutuhan pasar kerja nasional.

Dalam sambutannya, Mukti Ali menyampaikan, “Rapat kerja ini bertujuan mengoptimalkan agenda strategis LSP Unhas di tahun 2026, menetapkan prioritas kegiatan, sekaligus memperkuat tata kelola lembaga sehingga setiap pelaksanaan sertifikasi kompetensi dapat berlangsung secara terencana dan profesional.”

Sebagai lembaga sertifikasi di bawah sebuah perguruan tinggi (LSP P1), LSP Unhas saat ini telah memiliki 65 skema sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan didukung oleh puluhan asesor kompetensi yang tersebar di berbagai unit kerja. Dalam rapat kerja, fokus strategis dibahas untuk memperluas ruang lingkup skema, pengembangan sumber daya asesor, serta penataan Tempat Uji Kompetensi (TUK) agar lebih merata dan profesional.

Diskusi juga menekankan pentingnya keterpaduan antara program sertifikasi dengan proses pembelajaran di tingkat fakultas dan kurikulum akademik Universitas Hasanuddin, sehingga sertifikat kompetensi yang diterbitkan dapat menjadi bukti keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, pengurus LSP Unhas melakukan refleksi atas pencapaian pada tahun sebelumnya dan merumuskan indikator kinerja serta target yang akan diukur secara berkala sepanjang tahun ini. Keseluruhan agenda rapat kerja menunjukkan komitmen LSP Unhas dalam memperkuat peran sertifikasi kompetensi sebagai jembatan pengakuan keterampilan bagi mahasiswa dan profesional yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *